Minggu, 31 / Mei / 2020
Pelantikan PAW Anggota Fraksi PDIP
Rusli Ahmad dan Tengger Sinaga Resmi Jadi Anggota DPRD Riau

| DPRD PROV. RIAU
Jumat, 10 Juni 2016 - 07:45:33 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Rusli Ahmad dan EV Tengger Sinaga dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Riau sisa masa jabatan 2014-2019. Pelantikan dua anggota DPRD Riau pengganti antar waktu (PAW) dari PDI Perjuangan itu, digelar melalui Sidang Paripurna Istimewa DPRD Riau di Gedung DPRD Riau, Kamis (9/6/2016), dengan agenda pengucapan sumpah/janji.

Dua anggota PAW yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya itu adalah EV Tengger Sinaga yang merupakan PAW Zukri, dan Rusli Ahmad selaku PAW Syafarudin Poti. Keduanya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Zukri dan Syafaruddin Poti menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan di DPRD Riau karena mengikuti pemilihan kepada daerah di daerah mereka masing-masing. Zukri maju di Pilkda Pelalawan, dan Syafaruddin bertarung di Pilkada Rokan Hulu.


Pengambilan sumpah/janji Rusli Ahmad dan Ev Tengger Sinaga sebagai anggota DPRD Riau.

Sebenarnya, ada enam orang anggota DPRD Riau mundur dari anggota DPRD Riau sejak ditetapkan menjadi calon kepala  daerah. Namun, dari keenam empat anggota dewan tersebut sudah dilakukan PAW pada akhir tahun lalu. Mereka yakni Edy M Yatim PAW Eko Suharjo yang sudah menjadi Wakil Walikota Dumai, Malik Siregar PAW Mursini yang menjadi Bupati Kuansing, Yulisman PAW Indra Putra yang menjadi calon bupati Kuansing, dan Masgaol PAW Suparman yang menjadi Bupati Rohul.

Sementara, pelantikan PAW dua anggota DPRD Riau ini dilakukan setelah kosong sejak Agustus 2015 lalu menyusul empat PAW anggota lainnya yang sudah dilantik pada akhir tahun lalu.
Kembali ke Sidang Paripurna istimewa yang dimulai pukul 10.00 WIB, dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Riau Manahara Manurung. Tampak hadir Plt Sekretaris Daerah Provinsi Riau M. Yafiz, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan ratusan tamu undangan lainnya.

Pelantikan juga dihadiri sejumlah keluarga dan pendukung dua anggota DPRD yang dilantik, baik dari keluarga dan pendukung Rusli Ahmad dan EV Tengger Sinaga. Mereka nampak bersuka cita dengan dilantiknya anggota keluarganya sebagai anggota legislatif di Provinsi Riau.


Usai dilantik sebagai Anggota DPRD Provinsi Riau, Rusli Ahmad foto bersama para simpatisannya.

Pantauan di lapangan, di hari pelantikan tersebut, ratusan karang bunga berjejer di sepanjang pekarangan DPRD. Bahkan karangan bunga tersebut hampir sampai ke depan Hotel Ratu Mayang Garden jelang purna MTQ. Uniknya, hampir seluruh karangan bunga tersebut hanya tertulis untuk Rusli Ahmad.

''Saya ikut menyaksikan pelantikan tadi, tapi anehnya kok nama Rusli Ahmad semua. Hanya beberapa saja ucapan untuk Pak Tenger,'' celetuk Eka, salah seorang undangan yang ikut menyaksikan pelantikan tersebut.

Setelah secara resmi membuka rapat paripurna istimewa tersebut, Wakil Ketua DPRD Riau Manahara Manurung langsung membacakan surat keputusan atas pelantikan kedua anggota dewan PAW dari PDIP tersebut. Kebetulan, Manahara adalah Wakil Ketua DPRD Riau dari PDIP. Dan kebetulan lagi, dua wakil Ketua DPRD Riau yang lain berhalangan hadir, sementara kursi Ketua DPRD Riau masih kosong ditinggal mundur Suparman yang maju di Pilkada Rohul.

Manahara membacakan SK Kementerian Dalam Negeri RI No: 161.14-4953 tanggal 31 Mei tentang Pengangkatan PAW DPRD Provinsi Riau atas nama EV Tengger Sinaga. Sisa masa jabatan terhitung tanggal pengucapan sumpah. Dilanjutkan dengan pembacaan SK dari Kemendagri RI No: 161.14-4954 tanggal 31 Mei tentang Pengangkatan PAW DPRD Provinsi Riau atas nama T. Rusli Ahmad. Sisa masa jabatan, terhitung tanggal pengucapan sumpah.

Rapat paripurna istimewa tersebut dilanjutkan dengan pembacaan sumpah/janji kedua anggota DPRD Riau PAW dari Fraksi PDI Perjuangan. Usai pengambilan sumpah/janji, dilanjutkan pemasangan pin anggota dewan oleh pimpinan rapat paripurna.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Riau Manahara Manurung menjelaskan, pelantikan dilakukan setelah pihak DPRD Riau menerima SK dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang pengangkatan keduanya sebagai PAW dua anggota DPRD yang maju pilkada serentak 2015 lalu.

"Dengan telah dilantiknya kedua anggota DPRD ini, kita mengucapkan selamat bergabung kepada mereka di DPRD Riau. Semoga bisa menjalankan amanah masyarakat daerah pemilihannya masing-masing," kata Manahara Manurung usai pelantikan.

Dia juga mengingatkan kepada dua anggota dewan baru tersebut agar menaati sumpah dan janji yang telah diucapkan. "Sumpah ini adalah janji Anda kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata Manahara.

Manahara melanjutkan, sebagai wakil rakyat adalah pemimpin dan penyambung aspirasi bagi rakyat yang diwakili. "Kami mengimbau, sebagai anggota dewan marilah kita konsisten dan siap bekerja untuk rakyat. Berat sama dipikul ringan sama dijinjing," ujar dia.

Dengan dilantiknya dua anggota tersebut, maka komposisi jumlah anggota dewan, hamper lengkap. Ia pun mengatakan banyak tugas anggota dewan yang mesti dilaksanakan. Mulai dalam hal pengawasan maupun bidang tugas lainnya.

Setelah prosesi sumpah selesai, keduanya kemudian dipersilakan bergabung mengambil kursi pada rapat paripurna. Tepuk tangan hadirin menyambut kedatangan keduanya.

Mujur Berkat Putusan MK
Sebelumnya, PDIP Riau memastikan mempercepat proses Pergantian Antar Waktu (PAW) dua kadernya di DPRD Riau yang ikut bertarung, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yakni Zukri Misran maju sebagai Bakal Calon Bupati Pelalawan yang berpasangan dengan Annas Badrun. Kemudian Syafruddin Poti yang maju pada Pilkada Rokan Hulu yang berpasangan dengan Erizal.

Hal ini diungkapkan Ketua DPD PDIP Riau, Kordias Pasaribu kepada wartawan, dalam satu kesempatan. PDIP sambungnya, akan mengacu kepada UU Pemilu dimana proses PAW ditentukan berdasarkan suara terbanyak kedua.

"Kita mengikuti hasil perolehan Pileg. Untuk di Dapil Pelalawan, kita mendapatkan dua kursi yakni Zukri Misran dan Soni Wati, artinya akan digantikan oleh perolehan suara terbanyak berikutnya yakni Tengger Sinaga. Kemudian anggota DPRD dari PDI Perjuangan yang maju pada Pilkada ada Syafruddin Poti di Kabupaten Rokan Hulu, dia akan digantikan oleh Rusli Ahmad," jelasnya.

Menurutnya, PDIP melakukan PAW sesuai dengan mekanisme aturan partai dan merujuk kepada UU Pemilu. "Untuk DPRD Provinsi memang ada anggota DPRD yang maju di Pilkada. Dan kemudian aturan dan mekanismenya kan sudah ada diatur, bahwa setiap yang maju harus mundur permanen. Tentu berdasarkan undang-undang atau peraturan KPU yang menggantikannya juga harus perolehan suara yang di bawahnya duduk dan kita akan proses. Lain hal perolehan suara itu sudah tidak nampak orangnya atau tidak bersedia. Tapi sangat ajaib kalau dia maju, kemudian dikasih kursi tidak mau," tegasnya.

Rusli Ahmad dan Tengger Sinaga mujur berkat putusan MK. Atas dasar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan terkait aturan bagi anggota DPR, DPRD yang maju di Pilkada harus mengundurkan diri dari jabatannya, jika sudah ditetapkan menjadi Calon Kepala Daerah oleh KPU.

Hal ini tentu membuat sejumlah caleg yang sebelumnya tidak duduk sebagai wakil rakyat tetapi mendapat suara terbanyak di bawah caleg yang duduk, berpeluang besar menggantikan posisi lowong tersebut. Seperti halnya, Rusli Ahmad dan Tengger Sinaga mendapat berkah dari putusan MK tersebut.

Rusli Ahmad merupakan kader PDIP dan mantan Wakil Ketua DPRD Riau 2009-2014. Ia kembali maju di Pileg 2014 untuk periode kedua. Namun suara yang diperolehnya kalah banyak dari Syafruddin Poti.

Rusli Ahmad ditempatkan di Komisi D DPRD Riau, yang membidangi masalah pembangunan infrastruktur. Sedangkan EV Tenger Sinaga ditempatkan di Komisi E DPRD Riau, yang membidangi masalah sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, pariwisata, budaya dan lainnya.
 


Rusli Ahmad saat diambil sumpah/janjinya.

Perjuangkan Aspirasi Dapil
Seperti diketahui, Rusli Ahmad pernah duduk menjadi anggota DPRD Riau periode 2009-2014. Bahkan, sempat beberapa bulan menjadi Wakil Ketua DPRD Riau menjelang berakhir masa jabatan periode itu. Rusli Ahmad lantas  menyatakan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah pemilihannya.

''Saya berharap doa dan dukungan semua untuk bisa mengemban amanah sebagai wakil rakyat. Kerjasama dan bantuan semua pihak, sangat saya harapkan agar kinerja di dewan. Semoga di periode ini, kerja saya bisa maksimal dan sesuai yang diharapkan,'' kata Rusli, mantan aktivis mahasiswa yang dikenal vokal dan gigih memperjuangkan kepentingan publik ini.

Memang, setelah melalui proses yang panjang, akhirnya Rusli Ahmad kembali duduk sebagai anggota DPRD) Provinsi Riau sisa waktu 2014-2019. Kehadiran pria ini di DPRD Riau tentunya bukan sesuatu yang baru. Sebelumnya, politisi PDIP ini sudah malang melintang di lembaga ini.

Selain pernah mengemban amanah sebagai anggota DPRD Provinsi Riau, pria ini juga pernah menduduki sejumlah jabatan penting lainnya, termasuk Ketua Komisi. Bahkan dia sempat menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau periode sebelumnya.

Rusli Ahmad dilantik sebagai PAW Syafarudin Poti yang mundur karena maju Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu, 9 Desember 2015. Rusli dilantik oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Manahara Manurung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Riau.

Rusli Ahmad sendiri mengaku dirinya tidak canggung lagi berada di gedung DPRD Riau. Lantaran, periode sebelumnya, ia merupakan anggota aktif DPRD Riau.

Rusli berkomitmen menjalankan tugas yang diberikan, dan senantiasa berupaya menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Provinsi Riau. Terutama, Kabupaten Rokan Hulu sebagai tanah lahir dan juga daerah pemilihannya.

"Saya akan berupaya memperjuangkan aspirasi masyarakat. Untuk itu, mohon dukungan dan doa agar saya bisa mengemban tugas dan amanah ini dengan baik," tegasnya.

Rusli Ahmad berharap dapat menjalankan tugas-tugas kedewanan dengan sebaik-baiknya. Target  utama dia adalah membawa kesejahteraan bagi masyarakat Provinsi Riau pada umumnya, dan dapil yang diwakilinya pada khususnya.












EV Tengger Sinaga (kemeja coklat)

Komit Jalankan Tugas
Usai dilantik sebagai anggota DPRD Riau, EV Tengger Sinaga  menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas sebagai Wakil Rakyat di DPRD Provinsi Riau. Semua akan dijalaninya dengan sebaik-baiknya. Dia berjanji akan bekerja untuk memenuhi harapan rakyat.

"Tujuan akhir kita adalah mesejahterakan rakyat. Saya akan berjuang sesuai kewenangan dan kemampuan saya untuk mesejahterakan rakyat. Untuk itu, saya butuh dukungan semua pihak agar tugas-tugas di dewan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Meski baru menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Riau, Ev Tengger Sinaga berjanji akan cepat menyesuaikan diri. Bahkan dia berjanji segera tanjap gas memperjuangkan kepentingan rakyat di DPRD Provinsi Riau. (advertorial)

DIBACA : 3489 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved