Minggu, 24 / Januari / 2021
Satgas Sebut Kasus Covid-19 di Riau Naik 139,4 Persen

| NASIONAL
Jumat, 27 November 2020 - 13:37:29 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan enam dari 13 provinsi prioritas mengalami kenaikan kasus cukup tinggi per 22 November 2020. Kenaikan tertinggi terjadi di Provinsi Riau, mencapai 139,4 persen.

Jawa Timur menyusul Riau dengan kenaikan kasus positif Covid-19 sebesar 44,4 persen. Kemudian DKI Jakarta 23,9 persen, Sulawesi Selatan 18,8 persen, Kalimantan Selatan 10,4 persen dan Sumatera Utara 9 persen.

"Kami meminta kepada tiga provinsi dengan tren kenaikan kasus terbesar yaitu Riau, Jawa Timur dan DKI Jakarta untuk betul-betul fokus dalam memutus rantai penularan Covid-19," tegasnya dalam konferensi pers, Kamis (26/11).

Meski demikian, tujuh provinsi prioritas mencatat penurunan kasus Covid-19. Penurunan terbanyak terjadi di Papua, yakni sebesar 73,8 persen. Kemudian Jawa Tengah 31,2 persen, Jawa Barat 19,6 persen, Kalimantan Timur 9,8 persen, Bali 8,4 persen, Sumatera Barat 7,6 persen dan Aceh 6,7 persen.

"Kami memberikan apresiasi kepada tiga provinsi dengan tren penurunan kasus positif terbesar yaitu Papua, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Pada pemerintah daerah ini diharapkan jangan lengah atas capaian ini. Tetaplah konsisten menekan angka kasus untuk terus menerus nantinya jumlah kasus positif dapat hilang sepenuhnya," katanya, sebagaimana dilansir merdeka.com.

Wiku mengingatkan, penetapan 13 provinsi prioritas penanganan Covid-19 dilakukan pada awal November 2020. Semula, provinsi prioritas penanganan Covid-19 hanya delapan yang ditetapkan pada Juli, kemudian naik menjadi 10 pada Oktober 2020.

Saat itu, keputusan menentukan provinsi prioritas penanganan Covid-19 karena jumlah kasus positif dan kematian di wilayah tersebut masih tinggi. Di saat bersamaan, tingkat kesembuhan dari Covid-19 masih rendah.

"Waktu yang cukup lama ini seharusnya digunakan dengan baik untuk menekan kasus bukan menjadi lengah sehingga berdampak pada masih terjadinya kenaikan kasus positif. Pemerintah daerah dari daerah prioritas yang tidak kunjung membaik perkembangan Covid-19 sampai saat ini mohon agar membaca data dan jadikan data sebagai acuan pengambilan keputusan sesuai arahan presiden," tegas Ketua Dewan Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia ini. (dri)

DIBACA : 76 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved