Minggu, 24 / Januari / 2021
Tokoh Perantau Minang di Batam Apresiasi Kemajuan Payakumbuh: Riza Pantas Diusung di Pilgub Sumbar

| NASIONAL
Jumat, 22 Maret 2019 - 23:09:39 WIB
BATAM, RIAUSATU.COM-Ketua Dewan Pembina Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) H. Yulhelmi dan H. Davisko, Ketua Umum Gonjong Limo Kota Batam, Provinsi Kepri (Kepulauan Riau), menilai Walikota Payakumbuh Riza Falepi pantas diperhitungkan maju dalam bursa Pilgub (Pemilihan Gubernur) Sumbar (Sumatera Barat) mendatang. ''Acuan utamanya karena rekam jejak dan prestasi beliau, terutama sejak dipercaya menjadi Walikota Payakumbuh,'' katanya. Gonjong Limo merupakan organisasi kekeluargaan perantau yang berasal dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Dalam acara temu ramah dengan Wakil Walikota Payakumbuh H. Erwin Yunaz dan puluhan wartawan disebuah hotel di Batam, Jumat (22/3/2019), Davisko da Yulhelmi menyatakan memberi apresiasi terhadap sejumlah kemajuan yang dialami kampung halamannya, Payakumbuh, terutama sejak dipimpin oleh Wako Riza Falepi dan Wawako Erwin Yunaz. ''Bak basuluah jo mato urang banyak, sejumlah kemajuan yang dialami Payakumbuh sejak beberapa tahun belakangan merupakan realitas yang tidak terbantahkan,'' tandasnya.

Selain mampu melakukan percepatan pembangunan di hampir semua sektor, menurut kedua tokoh sentral perantau itu, kepemimpinan Wako Riza Falepi --yang saat ini sedang menjalani periode kedua masa jabatannya-- juga ditandai dengan perolehan sejumlah prestasi bergengsi, baik untuk skala regional, nasional, bahkan internasional.

''Saya melihat kuncinya karena beliau memiliki political will yang baik dalam memimpin Payakumbuh bersama wawako dan mendapat dukungan penuh DPRD,'' katanya.

''Saya berani nenyatakan kemajuan yang dialami Payakumbuh merupakan sesuatu yang luar biasa, yang hanya mungkin dicapai bila sebuah kota dipimpin oleh walikota dan wawako yang punya itikad baik terhadap kotanya,'' kata Davisko dan Yulhelmi. Selain berimbas terhadap terjadinya dinamisasi berbagai program yang digelindingkan oleh pemerintah kota, ''Warga kota secara langsung juga ikut menikmati karena perekonomian tumbuh secara pesat,'' tambahnya.

Bagi Davisko, rekam jejak yang bagus, ditambah keberhasilan dalam memimpin Payakumbuh dan raihan sejumlah prestasi sebagai sesuatu yang tidak pada tempatnya untuk dibiarkan begitu saja. ''Ini sebuah starting point yang menarik.'' Dalam bahasa lain, Davisko menjelaskan, sejumlah modal berharga tersebut bisa menjadi acuan untuk mempertimbangkan sosok Riza buat dimajukan di ajang Pilgub Sumbar mendatang.

Inilah saatnya, kata kedua pak haji ini, “Saat di mana kita semua warga Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, baik yang di kampung halaman maupun yang di perantauan, mendorong putera terbaik untuk memimpin Sumbar,” tambahnya.  Kalau sejauh ini belum pernah putera kedua daerah, Luak Limopuluah, dipercaya memimpin di level provinsi, “Saya yakin, kalau Pak Riza yang dimajukan, peluang itu akan bisa diraih.”

Kagumi Normalisasi Batang Agam

Davisko yang mengaku sering pulang kampung itu, mencatat sejumlah kemenonjolan Payakumbuh sejak dipimpin Wako Riza Falepi. “Saya memgagumi program normalisasi Batang Agam dan pelebaran jalan,” terangnya. “Ini program strategis dan punya visi yang jauh melompat ke depan, baik untuk upaya memajukan daerah maupun buat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terang Davisko.

Selain mampu menekan musibah banjir, diterangkan Davisko, program normalisasi Batang Agam juga strategis dalam upaya pengembangan wilayah perkotaan. Kalau sebelumnya kegiatan warga kota –terutama di bidang perekonomian—hanya terfokus pada beberapa titik saja, dengan normalisasi Batang Agam memungkinkan bertambah luasnya sentra kegiatan warga kota.

‘’Imbasnya, pusat pertumbuhan ekonomi baru juga akan terbuka dengan sendirinya,” papar Davisko. Bisa dimaklumi, imbuh Davisko dan Yulhelmi sejalan dengan normalisasi Batang Agam, Pemko Payakumbuh juga memperluas lebar jalan di kawasan Koto nan Gadang, dari yang sebelumnya 8 menjadi 16 meter. ‘’Praktis, kawasan-kawasan yang berada di sisi ruas jalan itu akan tumbuh dan berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang baru,'' katanya.

Normalisasi Batang Agam, terang Davisko dan Yulhelmi, juga memberi peluang bagi Pemko Payakumbuh untuk mendapatkan sumber air bersih yang baru, untuk menambah sumber air bersih yang sudah dimiliki selama ini. Tersedianya sumber air bersih yang baru diharapkan akan mampu menjawab kebutuhan air bersih bagi semua warga kota untuk jangka waktu puluhan tahun ke depan.

Tidak berhenti sampai di sana. Dikatakan Davisko rencana Pemko Payakumbuh membangun GOR (gelanggang olahraga) dan stadion sepakbola di sekitar Batang Agam, tepatnya di Kelurahan Tanjung Pauh, diyakini akan membuat kawasan itu akan terus hidup dan berkembang menjadi sentra kegiatan baru bagi warga kota. ‘’Bukan tidak mungkin kawasan di sekitar Batang Agam akan menjadi ‘kiblat’ semua kegiatan di kota ini,” katanya.

Wawako Erwin Yunaz, membenarkan rencana Pemko Payakumbuh membangun GOR dan stadion sepakbola di Kelurahan Tanjung Pauh. “Baik GOR atau stadion sepakbola dibangun di atas sebuah kawasan,” katanya. “Saat ini rencana pengerjaan proyek itu sudah tahap lelang.

Selain itu, wawako juga menyampaikan, Payakumbuh juga tengah fokus menyiapkan branding kota, yaitu City Of Randang. Payakumbuh ke depan diharapkan bakal menjadi kota industri Randang terbesar di Sumatera Barat. Di bagian lain, wawako juga minta dukungan perantau, agar merangkul investor untuk membangun Payakunbuh. (rls)



DIBACA : 466 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved