Rabu, 25 / November / 2020
18,3 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

| HUKRIM
Rabu, 18 November 2020 - 14:08:16 WIB
PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Riau, Rabu (18/11/2020) melakukan pemusnahan barang hasil penindakan yang telah ditetap statusnya menjadi Barang Milik Negara dan disetujui pemusnahannya berupa 18,3 juta batang rokok ilegal dengan nilai barang mencapai Rp 13,39 milyar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 8,1 milyar, bertempat di gudang DJBC Riau, jalan Ikhlas, kelurahan Simpangtiga, kecamatan Bukitraya, Pekanbaru.

Dalam rilis resmi DJBC Riau menyebutkan, hasil penindakan tahun 2017 sebanyak 309 ribu batang rokok berbagai jenis dan merek dengan nilai barang Rp 189 juta dan potensi kerugian negara sebesar Rp 112 juta dari 15 kali penindakan, hasil penindakan tahun 2018 sebanyak 1,3 juta batang rokok ilegal dengan nilai barang Rp 853 juta dan potensi kerugian negara sebesar Rp 8,2 miliar dan potensi kerugian negara sebesar Rp 5,3 miliar dari 30 kali penindakan, hasil penindakan tahun 2020 sebanyak 4 juta barang rokok ilegal dengan nilai barang Rp 4,1 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 2,2 miliar dari 2 kali penindakan.

Pelanggaran yang ditemukan atas penindakan rokok ilegal tersebut berupa rokok tanpa pita cukai (rokok polos) yang selanjutnya barang dimusnahkan setelah disetujui Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Riau Sumatera Barat dan Kepulauan Riau, dan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Pekanbaru dengan total 39 persetujuan pemusnahan.

Kegiatan ini merupakan salah satu bukti keseriusan Kantor Wilayah DJBC Riau untuk menekan jumlah peredaran rokok ilegal sehingga menimbulkan persaingan usaha yang sehat dalam industri rokok nasional. Dengan penurunan jumlah rokok ilegal di pasaran.

Diharapkan rokok ilegal dapat mengisi dan menggantikan posisinya di pasar yang pada gilirannya akan mendongkrak penerimaan negara.

Dua persen dari total penerimaan cukai, ditransfer ke Pemerintah Daerah sebagai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan dibidang cukai, dan atau pemberantasan barang kena cukai ilegal.

Bersamaan dengan pungutan cukai rokok, dipungut juga pajak rokok sebesar 10 persen dari nilai rokok yang merupakan pajak daerah yang pemanfaatannya dapat digunakan dalam bidang kesehatan dan penegakan hukum pemberantasan rokok ilegal.

Bagi pelaku peredaran rokok ilegal itu sendiri, bisa dijerat pidana sesuai dengan Pasal 54 dan 55 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 11 tahun 1995 Tentang Cukai. Dijelaskan bahwa rokok sebagai barang kena cukai harus dilekati pita cukai sebagai bukti telah dipenuhinya pungutan negara berupa cukai.

Oleh karena itu, Bea Cukai Riau akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap rokok ilegal serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa legal itu mudah.

Kabid Penindakan DJBC Riau, Agung Saptono kepada wartawan mengatakan bahwa pihak DJBC hampir 2 tahun ini melakukan operasi ke toko-toko dan warung-warung, ke tempat jasa pengiriman.

"Pemusnahan tersebut kita lakukan dengan cara rokok dipotong-potong dengan menggunakan mesin potong, lalu dijadikan kompos ke tanah. Jumlahnya 18,3 juta batang rokok, dengan nilai barang mencapai Rp 13,39 milyar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 8,1 milyar," kata Agung Saptono.

Penindakan rokok ilegal tersebut, diakuinya, dilakukan di seluruh wilayah Riau.

"Tahun ini kami melakukan penindakan sebanyak kurang lebih 300-an penindakan dengan jumlah tersangka keseluruhan sekitar 60 tersangka. Sementara untuk Barang Bukti tersebut sejak 2018 sampai 2020," terangnya.(ift)

DIBACA : 86 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved