Senin, 26 / Oktober / 2020
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10,75 Kg Sabu di Selat Malaka

| HUKRIM
Sabtu, 19 September 2020 - 17:12:43 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-TNI AL berhasil menggagalkan komplotan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 10,75 kg yang menggunakan jalur laut di Selat Malaka, tepatnya di perairan Perairan Rupat Utara, Riau. Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K mengingatkan untuk tetap bersiap dan waspada, walau di saat Pandemi Covid-19 ancaman penyelundupan narkotika masih terus terjadi.

Ia pun menjelaskan kronologi penggagalan tersebut bermula pada saat didapatkannya informasi pada Jumat (18/9) sekitar jam 11.00 WIB, akan ada narkoba dari Malaysia yang masuk Indonesia.

"Maka Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan segera memerintahkan seluruh jajaran untuk melaksanakan penyekatan dan pengetatan operasi," ujar Abdul pada keterangannya, Sabtu (19/9).

Dari informasi tersebut, petugas mendapati pada sekitar pukul 17.00 WIB terlihat perahu yang mencurigakan di perairan Rupat menuju selatan ke arah Pulau Bengkalis.

"Perahu tersebut langsung di lakukan pengejaran, saat didekati terlihat ABK perahu membuang satu bungkus besar ke laut, yang diduga barang yang diselundupkan. Jadi tak memerlukan waktu lama pelaku ditangkap bersamaan dengan diamankannya barang selundupan yang di buang ke laut," tuturnya.

"Setelah dilakukan pengecekan ditemukan 10 paket Sabu-sabu seberat 10,75 kg. Barang selundupan langsung di adakan uji laboratorium di Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Medan yang hasilnya dipastikan merupakan senyawa jenis Methamphetamine kandungan NPP positif," tambahnya, sebagaimana dilansir merdeka.com.

Sementara itu, Komandan Lantamal I Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso menyampaikan bahwa perairan timur Sumatera di sepanjang selat Malaka memang terkenal sebagai pelintasan penyelundupan Narkotika.

"Jadi, jajaran Lantamal I Belawan beserta Lanal di bawahnya terus melaksanakan pemberantasan tindakan penyelundupan narkotika dan tindakan illegal melanggar hukum. Sampai dengan saat ini masih tetap terus terjadi walaupun di tengah pendemik Covid-19," imbuhnya

Ia pun mengimbau agar Koarmada I tetap memperketat perairan perbatasan yang sangat rawan sebagai jalur penyelundupan narkoba. Walaupun di tengah wabah Covid-19. (dri)


DIBACA : 62 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved