Jum'at, 02 / Oktober / 2020
Cabuli Putri Kandung Berusia 10 Tahun, Ayah Ini Dibui 12 Tahun

| HUKRIM
Minggu, 13 September 2020 - 19:48:31 WIB
PADANG, RIAUSATU.COM-Seorang ayah di Agam, Sumatera Barat (Sumbar) inisial M (41) dihukum 12 tahun penjara. M terbukti mencabuli putri kandungnya sendiri berkali-kali.

Hal itu tertuang dalam Putusan PN Lubuk Basung yang dilansir website Mahkamah Agung (MA), Minggu (13/9/2020). Di mana kasus terjadi di rumah mereka pada Juli 2019.

Mirisnya, pencabulan itu dilakukan saat M sedang tiduran satu ranjang dengan istrinya. Putri mereka tidur di tengah, M kemudian mencabuli putri kendungnya. Perbuatan itu dilakukan berulang kali hingga akhirnya dipolisikan oleh ibu korban ke polisi.

Kasus pun bergulir ke pengadilan dan si ayah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hakim.

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 12 tahun dan pidana denda sejumlah Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar maka akan diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan," ujar majelis yang diketuai Yoshito Siburian dengan anggota Wahyu Agung Muliawan dan M Bayu Saputro.


Vonis di atas 2 tahun lebih tinggi dari tuntutan jaksa. Majelis menyatakan M terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana 'Melakukan Ancaman Kekerasan Memaksa Anak Untuk Melakukan Perbuatan Cabul atau Membiarkan Dilakukan Perbuatan Cabul, yang dilakukan oleh orang tua' sebagaimana dakwaan Penuntut Umum. Hal itu melanggar Pasal 82 ayat (2) jo Pasal 76E UU Perlindungan Anak.

"Keadaan yang memberatkan perbuatan Terdakwa meresahkan masyarakat. Terdakwa melakukan perbuatan tersebut sebanyak 4 kali; Keadaan yang meringankan terdakwa menyesali perbuatannya dan terdakwa belum pernah dihukum," ucap majelis, sebagaimana dilansir detik.com.

Akibat perbuatan ayah bejat itu, si anak yang biasanya ceria kini jadi murung dan berdiam diri. Si pelaku yang juga ayah, bukannya menyayangi dan mengayomi tapi malah berbuat biadab.

"Terdakwa sebagai pelindung telah tega merusak masa depan anak korban," kata majelis. (dri)




DIBACA : 46 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved