Rabu, 25 / November / 2020
Turunkan Tim Ahli Usut Dugaan Mark Up Proyek Jembatan Parit Sicin, LSM KIB Apresiasi Kejati Riau

| HUKRIM
Rabu, 22 Juli 2020 - 10:59:17 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM – LSM Koalisi Indonesia Bersih (KIB) Riau memberikan apresiasi kepada jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau yang telah menurunkan tim ahli untuk mengusut dugaan mark up pembangunan Jembatan Parit Sicin, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

‘’Kita mengapresiasi jajaran Kejaksaan Tinggi Riau yang telah menurunkan tim ahli ke Rokan Hilir, informasi kami peroleh tanggal 24 Juni 2020, untuk menggali informasi terkait dugaan penyimpangan pembangunan proyek Parit Sicin,’’ ujar Ketua LSM KIB Riau Hariyadi SE, kepada media siber ini, barusan.

Selain mengusut proyek Parit Sicin, sebutnya, Tim Ahli juga meninjau proyek lanjutan Pelabuhan Laut di Batu Enam, Bagansiapiapi, yang mengunakan APBN. ‘’Tentu kami berikan dukungan agar dugaan mark up proyek Jembatan Sicin dapat terungkap, dan kita kawal proses hukumnya,’’ tegasnya.

Seperti diberitakan media siber ini, (baca: https://m.riausatu.com/read-32268-2019-12-10-anggaran-proyek-jembatan-parit-sicin-bangko-kabupaten-rohil-diduga-dimark-up.html) LSM KIB Riau menduga anggaran pembangunan Jembatan Parit Sicin, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, digelembungkan. Proyek yang dikerjakan oleh PT Cahaya Kurnia Riau itu, selain diduga di mark up juga sarat dengan kongkalikong antara pihak perusahaan dan oknum pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hilir.

"Hasil investigasi kami di lapangan, kami duga pembangunan proyek Jembatan Parit Sicin itu anggarannya di mark up, juga sarat dengan kongkalikong antara perusahaan pemenang dan oknum pejabat Dinas PUPR Rohil dan Pokja," ujar Hariyadi, kepada riausatu.com, Selasa, 10 Desember 2019.

Hariyadi lantas membeberkan satu per satu dugaan mark up anggaran dan persekongkolan proses tender pembangunan Jembatan Parit Sicin yang dianggarkan di APBD Rohil tahun 2017 sebesar Rp14.365.042.565,-

"Biaya pembangunan Jembatan Bagan Cacing yang panjangnya lebih kurang 60 meter lebar 7 meter dan lokasi sangat sulit mendatangkan materialnya, hanya memakan anggaran Rp9.811.407.000,- Bandingkan dengan biaya pembangunan Jembatan Parit Sicin yang panjangnya cuma 45 meter lebar 7 meter dan lokasi di tengah kota, didanai Rp14,3 miliar," ungkap Hariyadi.

Menurut Hariyadi, banyak temuan yang mereka peroleh di lapangan saat investigasi. "Singkat cerita, dugaan mark up jembatan ini segera kami laporkan ke aparat hukum di Pekanbaru berikut dokumen yang kami peroleh, bisa kami laporkan ke Kejati Riau atau Polda Riau, kalau perlu ke KPK," pungkas Hariyadi, kala itu. (rs1)

DIBACA : 341 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved