Kamis, 05 / 08 / 2021
Selasa, 03 Agustus 2021 - 10:52 WIB
Pendaftar CPNS Jangan Lakukan Ini, Pokoknya Jangan!
Selasa, 03 Agustus 2021 - 10:43 WIB
Harga Minyak Brent Turun Akibat Kasus Covid-19
Jipikor: Ada Apa Walikota Pertahankan Sekda Pekanbaru Rangkap Jabatan Kepala DPMPTSP

| POLITIK
Senin, 19 Juli 2021 - 16:00:42 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Jaringan Investigasi Pemberantasan Korupsi (Jipikor) mempertanyakan kebijakan Walikota Pekanbaru Firdaus yang tetap mempertahankan Muhammad Jamil, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru.

‘’Perlu kita pertanyakan kebijakan Walikota Pekanbaru yang tetap mempertahankan posisi Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru dirangkap oleh Sekda Kota Pekanbaru,’’ ujar Direktur Eksekutif Jipikor, Tri Yusteng Putra, kepada media siber ini, Senin (19/7/2021).

Dalam catatan Yusteng, sejak 2015 Muhammad Jamil sudah menjabat Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Pekanbaru, dan sampai sekarang masih menjabat tapi dengan posisi Plt. ‘’Artinya, sudah enam tahun Muhammad Jamil menjabat orang nomor satu di dinas tersebut,’’ beber Yusteng.

Kemudian, pada 26 Juni 2020 Muhammad Jamil dipercaya menjadi Plt Sekda Pekanbaru menyusul dimutasinya M Noer sebagai Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru. Pada 1 Juli 2020, Muhammad Jamil menjadi Pj Sekda Kota Pekanbaru. Dan setelah diperpanjang satu kali sebagai Pj Sekda, pada 4 Desember 2020 Muhammad Jamil dilantik menjadi Sekda definitif.

Menurut Yusteng, Sekda Pekanbaru merangkap Plt Kepala DPMPTSP Pekanbaru terkesan dipaksakan. Sudah seyogyanya, Walikota Pekanbaru segera menunjuk pejabat lain untuk menduduki Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru; karena sebelum menjabat Sekda Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil adalah Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru.

‘’Anehnya, setelah menjabat Sekda Kota Pekanbaru definitif pada 4 Desember 2020, Muhammad Jamil tetap menjadi Kepala DPMPTSP Pekanbaru sampai sekarang dengan posisi Plt.  Waktu menjabat Kepala DPMPTSP merangkap Plt dan Pj Sekda, sudah Sekda definitif, eh tetap menjadi orang nomor satu di DPMPTSP Pekanbaru,’’ kecam Yusteng.

Terkait jabatan Plt ini, bebernya, terkesan Pemko Pekanbaru miskin ASN yang layak untuk menduduki posisi tersebut. Atau bisa jadi Walikota enggan memberikan jabatan strategis ini kepada ASN lain karena tidak percaya dengan kinerja ASN di Pemko Pekanbaru untuk menduduki jabatan Kepala DPMPTSP.

Bukan karena tidak ada ASN yang kredibel mengemban jabatan ini, sebaliknya Yusteng menduga dikarenakan sejak 2015 Muhammad Jamil sudah menjabat Kepala BPMPTSP Pekanbaru, sehingga telah paham berkomunikasi dengan pihak pemohon izin yang biasa mengurus izin di sana.

‘’Dan bila dugaan kami ini benar, sudah seyogya intansi terkait mengecek produk perizinan semasa dijabat Muhammad Jamil, apakah ada mal administrasi atau dugaan kongkalikong dengan pihak pemohon izin. Dan bila ditemukan, sudah semestinya penegak hukum memeriksa proses penerbitan izin yang dikeluarkan DPMPTSP Pekanbaru,’’ pungkas Yusteng. (rs1)

DIBACA : 86 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved