Rabu, 27 / Januari / 2021
"Mualim Duet yang Paling Tepat untuk Sumbar yang Lebih Maju"

| POLITIK
Jumat, 04 Desember 2020 - 21:39:23 WIB
Alirman Sori. (f: int)
TERKAIT:
PADANG, RIAUSATU.COM-Pelaksanaan puncak kontestasi politik Pilgub (pemilihan gubernur) Sumbar 2020 berupa pemberian suara bagi yang punya hak pilih hanya tinggal menghitung hari. "Saatnya masing-masing kita memiliki ketetapan hati untuk memilih pasangan calon pemimpin untuk Sumbar ke depan," kata Dr. Alirman Sori M.Hum.

Dalam pandangan senator dari Dapil Sumbar itu, paslon (pasangan calon) yang dinilai paling tepat untuk membuat Sumbar lebih maju adalah Mualim, duet calon gubernur Ir. H. Mulyadi dengan calon wakil gubernur Ali Mukhni. "Kalau ingin Sumbar yang lebih maju, paslon Mualim merupakan jawaban yang paling tepat untuk itu," katanya.

Menurut mantan Ketua DPRD Pesisir Selatan tersebut, paslon pemegang nomor urut satu dalam kontestasi Pilgub Sumbar 2020 itu merupakan duet yang memiliki kriteria paling lengkap untuk menjawab tantangan Sumbar ke depan. "Duet ini merupakan perpaduan dua tokoh yang track recordnya sudah teruji, dan mereka juga terbukti telah berbuat yang terbaik sesuai jalur yang menjadi pilihannya selama ini," ungkapnya.

Diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional, menurut Ketua Tim Pemenangan Mualim itu, pengalaman kedua tokoh di bidang yang selama ini menjadi pilihannya merupakan bekal yang sangat berharga bila kelak kedua tokoh dipercaya untuk memimpin Sumbar. ''Kita juga melihat, dedikasi dan integritas kedua tokoh juga sudah teruji oleh waktu,'' ungkapnya.

Sosok Mulyadi, menurut Alirman, merupakan salah seorang tokoh Sumbar yang berkiprah di tingkat pusat, dan selama tiga periode berturut-turut dipercaya menjadi anggota DPR-RI.  Selama berkiprah di DPR-RI, menurutnya, Mulyadi telah berhasil memperjuangkan sejumlah aspirasi masyarakat Sumbar di tingkat nasional, di hampir semua sektor pembangunan.

Sejumlah kegiatan atau program pembangunan berskala besar di Sumbar, yang dananya bersumber dari APBN, dikatakan Alirman, merupakan buah perjuangan Mulyadi selama menjadi wakil rakyat Sumbar di DPR-RI. Ia menyebut contoh pembangunan mega proyek Jalan Layang Kelok Sembilan di Kabupaten Limapuluh Kota, jalan Lingkar Sicincin di Kabupaten Padang Pariaman, dan lainnya.

"Beliau memiliki koneksi yang sangat luas dengan banyak jajaran di tingkat pusat," katanya. Menurut Alirman, koneksi yang sangat luas itu akan sangat berguna bila kelak Mulyadi dipercaya memimpin Sumbar. "Agar pembangunan Sumbar dari tahun ke tahun tidak hanya bertumpu pada dana APBD yang tidak seberapa," ungkap mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Pesisir Selatan itu.

Keunggulan Mulyadi karena pengalaman berkiprah di tingkat nasional ditambah relasi yang luas, menurut Alirman, diimbangi Ali Mukhni dengan kemampuannya yang teruji sebagai birokrat dalam soal tata kelola pemerintahan, dan berada di garda terdepan untuk berhadapan langsung dengan masyarakat dari berbagai elemen.

Meniti karier sebagai PNS (pegawai negeri sipil) dari bawah, kemudian dipercaya menjadi kepala sejumlah OPD, selanjutnya menjadi wakil bupati dan terakhir selama dua periode berturut-turut menjadi Bupati Padang Pariaman, menurut Alirman, merupakan bukti konsistensi Ali Mukhni terhadap jalur yang menjadi pilihannya. "Dan semua itu dipastikan memberikan pengayaaan pengalaman yang sangat berharga bagi beliau," ungkapnya.

Karena lama mendedikasikan diri sebagai pelayan masyarakat di unit pemerintahan yang lebih rendah, menurut Alirman, diniscayakan Ali Mukhni mengetahui sampai ke tingkat yang terdalam persoalan-persoalan riil yang dihadapi masyarakat. "Beliau sudah cukup lama berkomunikasi langsung dengan masyarakat berbagai elemen, dipastikan tahu persoalan masyarakat, begitu juga karakternya," sebut Alirman.

Alirman mengingatkan, Sumbar hari ini dihadapkan dengan sejumlah persoalan yang memerlukan penanganan secara cepat dan tepat. Selain persoalan  klasik berupa keterbatasan dana di APBD setiap tahunnya, potensi SDA (sumber daya alam) yang terbatas, belakangan diperberat oleh pandemi Covid-19 yang entah kapan berakhirnya.
Sementara pada bagian lain, menurut Alirman, tuntutan untuk Sumbar lebih maju sudah sejak lama digaungkan.

Itu artinya, menurut Alirman, Pemprov Sumbar ke depan harus bergerak lebih cepat lagi. "Gerak cepat dan tepat sebuah unit pemerintahan sangat ditentukan oleh faktor siapa yang menjadi tokoh sentralnya," ujar Alirman. "Dalam konteks Pemprov Sumbar, yang sangat menentukan tentu adalah gubernur dan wakil gubernurnya," ungkap Alirman.

Mantan wartawan ini  yakin, di bawah duet Mulyadi-Ali Mukhni, dinamika pembangunan di Sumbar akan melaju lebih kencang lagi untuk mencapai keinginan bersama menjadikan Sumbar lebih maju dibandingkan dengan kondisi yang ada saat ini. (dri)

DIBACA : 284 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved