JAKARTA, RIAUSATU.COM-Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk memperpanjang pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441 H/2020M tahap II.

"> JAKARTA, RIAUSATU.COM-Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk memperpanjang pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bip" />
Rabu, 03 / Juni / 2020
Kemenag Perpanjang Pelunasan Biaya Haji Tahap II Hingga 29 Mei

| KEAJAIBAN BAITULLAH
Jumat, 22 Mei 2020 - 20:12:31 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk memperpanjang pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441 H/2020M tahap II.

"Karena masih ada sisa kuota haji sebanyak 3.801 jemaah, pelunasan biaya haji tahap II ini kita perpanjang," kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis melalui rilis resminya, Kamis (21/5).

Sebelumnya pelunasan Bipih 2020 Tahap II dibuka dari 12-20 Mei 2020. Sampai hari terakhir, masih ada 11.537 jemaah yang belum melakukan pelunasan. Dari jumlah itu, ada 7.736 jemaah yang melunasi dengan status cadangan sehingga masih ada sisa kuota sebesar 3.801 orang.

"Perpanjangan berlangsung mulai besok, 22 hingga 29 Mei 2020," ujarnya, sebagaimana dilansir merdeka.com.

Muhajirin mengungkapkan, ada tiga kriteria jemaah haji reguler yang berhak melakukan pelunasan. Pertama, jemaah haji yang telah ditetapkan berhak melunasi pada tahap 1 dan 2, namun belum melakukan pelunasan Bipih.

Kriteria kedua, jemaah haji pendamping lansia dan penggabungan mahram yang sudah terinput ke dalam aplikasi Siskohat, namun belum diusulkan Kanwil Kemenag Provinsi.

Ketiga, jemaah haji yang teridentifikasi sudah berhaji kurang 10 tahun, namun hasil verifikasinya menyebutkan belum pernah menunaikan ibadah haji atau dari unsur pembimbing KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah).

Muhajirin menambahkan, perpanjangan juga dibuka untuk pelunasan Bipih Petugas Haji Daerah (PHD) dan Pembimbing KBIHU.

"Sampai penutupan kemarin, masih ada 1.411 kuota PHD dan 101 kuota pembimbing KBIHU yang belum terlunasi," jelasnya.

Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, Muhajirin mengatakan bahwa proses pelunasan Bipih diutamakan melalui mekanisme tanpa tatap muka atau non teller.

"Kanwil Kemenag Provinsi dan Kankemenag Kab/Kota serta BPS Bipih agar lebih intensif menghubungi jemaah haji yang berhak melunasi dan mensosialisasikan kebijakan perpanjangan pelunasan Bipih melalui mekanisme tanpa tatap muka," tandasnya. (dri)



DIBACA : 18 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved