Sabtu, 24 / Oktober / 2020
Pemprov Riau Tegaskan Tanggung Biaya Pasien Corona di RS Swasta Rujukan

| PEMPROV. RIAU
Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:23:21 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Pemprov Riau, Chairul Riski mengungkapkan seluruh biaya penanganan pasien virus Corona (COVID-19) ditanggung oleh pemerintah. Baik pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit (rs) pemerintah maupun swasta yang menjadi rujukan.

Riski mengatakan, selama ini banyak warga yang khawatir saat dirujuk ke rs swasta dan lebih memilih dirujuk ke RSUD Arifin Achmad. Sebab, warga takut bila dirujuk ke rs swasta, biaya perawatan yang dikeluarkan menjadi tanggungan pribadi.

"Nah, itulah yang kini terjadi di tengah masyarakat. Ada di antara warga yang terkonfirmasi COVID-19 lebih memilih untuk dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pemprov Riau. Satu sisi kan, pihak RSUD Arifin Achmad juga memiliki ruang isolasi yang terbatas," kata Chairul Riski kepada detikcom, Kamis (15/10/2020).

Padahal, kata Riski, Pemprov telah menyampaikan biaya perawatan pasien COVID-19 di Riau menjadi tanggungan pemerintah. Karena itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir bila kemudian dirawat di rumah sakit swasta saat terpapar COVID-19.

"Sudah disampaikan bahwa seluruh dana yang dikeluarkan untuk biaya penanganan pasien Corona ditanggung pemerintah. Jadi, sebenarnya masyarakat tidak perlu khawatir soal itu. Kalau semua numpuk di rumah sakit umum milik kita, kan tentunya terbatas juga ruangan isolasinya," kata Riski.

Riski menjelaskan, ada 48 rumah sakit rujukan penanganan pasien COVID-19 yang menyebar di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Seluruh rumah sakit itu terdiri dari RSUD dan pihak rumah sakit swasta. Sehingga masyarakat diharapkan, tidak seluruhnya harus menumpuk di rumah sakit pemerintah.

"Pasien yang terpapar Corona yang selama ini dirawat di rumah sakit swasta seluruhnya dilaporkan ke kita. Jadi tidak perlu khawatir soal pendanaannya. Pemerintah akan bertanggung jawab penanganan pasien COVID-19 sekalipun dirawat di rumah sakit swasta," kata Riski.

Kepala RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly secara terpisah mengakui, adanya stigma di tengah masyarakat yang lebih merasa nyaman di rujuk di rumah sakit pemerintah. Padahal Pemprov Riau sudah merekomendasikan sejumlah rumah sakit swasta dalam penanganan pasien COVID-19.

"Ya memang masyarakat kita ini lebih memilih di tempat kita. Padahal kita juga terbatas, dan sudah ada rumah sakit rujukkan lainnya. Kita juga berharap, kalau hanya sekedar gejala ringan COVID-19, jangan dirujuk ke rumah sakit. Pemerintah sudah menyediakan rujukan tempat isolasi mandiri. Di sana ada tim medis yang siap memantau mereka setiap harinya," kata Nuzelly. (dri)

DIBACA : 36 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved