GARUT, RIAUSATU.COM - Iwan Kurniawan (44), orangtua gadis kembar Al Dewi Putri Ningsih dan Al Putri Anugrah atau sering dipanggil Dewi dan Putri, mengaku kian kesulitan untuk mendapatkan biaya guna memenuhi kebutuhan hidup.
"Saat ini, saya kesulitan mencari biaya karena selain mencari nafkah, saya juga harus mengurus segala keperluan mereka," ujar Iwan Kurniawan (44), ayah gadis kembar siam Dewi dan Putri, di rumahnya, kawasan Kecamatan Wanaraja, Minggu 2 September 2022.
Sebelumnya, Iwan bekerja di luar kota. Namun, karena kini juga merawat kedua buah hatinya, dia mencari nafkah di dalam kota.
Saat ini, Iwan setiap hari mengantar dan menjemput, serta mengurus segala keperluan Putri dan Dewi. Di sisi lain, dirinya pun harus mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka.
Kesulitan yang dialaminya kian terasa setelah istrinya meninggal dunia karena sakit, beberapa tahun lalu.
Otomatis, sejak saat itu, tinggal dia sendirian yang harus mengurus seluruh keperluan ketiga anaknya, termasuk anak kembar siamnya.
Apalagi, menurut Iwan, kedua putri kembar siamnya, saat ini sedang aktif-aktifnya. Di tengah keterbatasan fisik dan biaya yang dihadapinya, Putri dan Dewi juga aktif mengikuti kegiatan di luar sekolah.
”Setiap pagi, mereka diantar ke sekolah. Sepulang sekolah, mereka juga aktif mengikuti kegiatan mengaji dan sekolah agama. Tetap saya yang mengantar dan menjemput,” ujar Iwan, sebagaimana dilansir Pikiran-Rakyat.com.
Iwan bersyukur, di tengah segala keterbatasan, kedua anak kembar siamnya tersebut, selalu riang.
Bahkan, ketika ada waktu senggang selain sekolah dan sekolah agama, mereka juga sering ingin bermain seperti halnya yang dilakukan anak-anak lain sebaya mereka.
"Saya sebenarnya ingin bekerja lagi agar memiliki penghasilan untuk membiayai keluarga, termasuk Putri dan Dewi. Namun, kalau saya kerja lagi, terus nanti siapa yang mengurus Putri dan Dewi. Apalagi, mereka butuh perhatian ekstra karena kondisi kedua anak saya ini berbeda dengan anak-anak pada umumnya," katanya.
Iwan menuturkan, untuk kebutuhan Putri dan Dewi saja, dirinya minimal harus mampu menyediakan uang Rp2 juta per bulan.
Itu belum termasuk untuk biaya kebutuhan lainnya. Soalnya, setiap bulan selalu ada barang khusus yang wajib dibeli untuk keperluan Putri dan Dewi.
”Minimal popok itu harus selalu ada,” ujarnya.
Menurutnya, ada hal lain yang membutuhkan pembiayaan.