JAKARTA, RIAUSATU.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat sebanyak 23.470 pekerja di Indonesia mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Berdasarkan data yang diunduh dari laman Satu Data Kemenaker, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pekerja terdampak PHK terbanyak selama lima bulan pertama 2026.
"Tenaga kerja ter-PHK pada periode ini paling banyak terdapat di Provinsi Jawa Barat, yaitu sekitar 21,49 persen dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan," bunyi abstraksi laman Satu Data, dikutip Jumat (26/6/2026), dilansir kompas com.
Data yang diunduh Kompas.com dari laman tersebut menunjukkan, sebanyak 5.044 pekerja di Jawa Barat kehilangan pekerjaan pada periode Januari-Mei 2026.
Jumlah tersebut terdiri dari 1.113 pekerja pada Januari, 1.775 pekerja pada Februari, 1.301 pekerja pada Maret, 795 pekerja pada April, dan 60 pekerja pada Mei.
Setelah Jawa Barat, Banten menjadi provinsi dengan jumlah PHK tertinggi kedua selama Januari-Mei 2026. Total pekerja yang terdampak PHK di provinsi tersebut mencapai 2.596 orang.
Rinciannya meliputi 660 pekerja pada Januari, 691 pekerja pada Februari, 516 pekerja pada Maret, 639 pekerja pada April, dan 90 pekerja pada Mei.
Berikut sebaran kasus PHK yang terjadi di 34 provinsi:
Kasus PHK di 34 Provinsi Jawa Barat: 5.044 pekerja kena PHK
Banten: 2.596 pekerja kena PHK
Jawa Timur: 2.332 pekerja kena PHK
Kalimantan Selatan: 1.841 pekerja kena PHK Kalimantan Timur: 1.831 pekerja kena PHK
DKI Jakarta: 1.746 pekerja kena PHK
Jawa Tengah: 1.515 pekerja kena PHK
Sumatera Selatan: 920 pekerja kena PHK Sumatera Utara: 906 pekerja kena PHK
Sulawesi Selatan: 647 pekerja kena PHK Sulawesi Tengah: 431 pekerja kena PHK Kalimantan Barat: 407 pekerja kena PHK
Riau: 376 pekerja kena PHK
Sulawesi Tenggara: 321 pekerja kena PHK Sumatera Barat: 309 pekerja kena PHK
Jambi: 303 pekerja kena PHK
Kalimantan Tengah: 285 pekerja kena PHK Daerah Istimewa Yogyakarta: 239 pekerja kena PHK
Kepulauan Riau: 210 pekerja kena PHK Lampung: 208 pekerja kena PHK
Bali: 140 pekerja kena PHK
Kalimantan Utara: 140 pekerja kena PHK
Nusa Tenggara Barat: 119 pekerja kena PHK Sulawesi Utara: 114 pekerja kena PHK
Bengkulu: 101 pekerja kena PHK
Aceh: 100 pekerja kena PHK
Kepulauan Bangka Belitung: 70 pekerja kena PHK
Nusa Tenggara Timur: 47 pekerja kena PHK Sulawesi Barat: 40 pekerja kena PHK
Maluku: 32 pekerja kena PHK
Papua: 32 pekerja kena PHK
Gorontalo: 28 pekerja kena PHK
Maluku Utara: 28 pekerja kena PHK
Papua Barat: 11 pekerja kena PHK
Tidak teridentifikasi: 1 pekerja kena PHK.***