ekonomi

Polsek Tapung Kembali Lakukan Penanaman Jagung Pipil Bersama Kelompok Tani Indo Makmur Sejahtera

Selasa, 16 Juni 2026 | 09:51 WIB

 

 

 

KAMPAR, RIAUSATU.COM - Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan melalui program swasembada, Polsek Tapung, Polres Kampar terus menggerakkan kelompok tani dan Bumdes di wilayah binaannya. Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung pipil, yang kali ini dilaksanakan secara tumpang sari di lahan kebun sawit yang berlokasi di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Tapung, Selasa 16 Juni 2026 pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tapung Kompol Y E Bambang Dewanto bersama personil bersama unsur pemerintah desa, penyuluh pertanian, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta kelompok tani Indo Makmur Sejahtera.

Lahan kelapa sawit seluas 2 hektare yang di tanam jagung pipil tersebut adalah milik Kandarmanto, yang telah memberi ijin untuk dilakukan penanaman jagung pipil secara tumpang sari.

Dari lahan sekitar 2 hektare tersebut membutuhkan bibit jagung sebanyak 30 kg dari jenis bibit jagung pipil merk Lamuru dan Bomber asa 101.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi bibit maupun lahan dinyatakan dalam keadaan baik dan siap mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal, dan langsung akan dilakukan pembimbingan oleh PPL Kecamatan Tapung, Adri Novebri.

Kapolsek Tapung Kompol Y E Bambang Dewanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berperan aktif mendampingi masyarakat dalam sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas pangan di daerah.

"Melalui kolaborasi ini diharapkan hasil panen yang akan diperoleh dapat memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Tapung", ujar Kompol Bambang.

Berdasarkan data yang dihimpun, tanaman jagung yang baru ditanam tersebut diproyeksikan akan memasuki masa panen pada bulan Oktober 2026.

Selama proses penanaman berlangsung tidak ditemukan kendala berarti, sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

Rangkaian kegiatan penanaman jagung Kuartal II berakhir sekitar pukul 11.00 WIB siang dengan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjadi bukti sinergi berbagai pihak dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia pada tahun 2026. ***

Halaman:

Tags

Terkini