Senin, 14 Januari 2013 - 14:20:13 WIB
Warga Pujud Keluhkan Polusi Asap Pabrik Kelapa Sawit
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Riau - Dibaca: 248 kali


BAGANSIAPIAPI,RIAUSATU.com-Keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Pujud Karya Sawit Dusun Sei Meranti, Kecamatan Pujud berdampak negatif terhadap lingkungan warga sekitar.Warga menilai asap yang ditimbulkan dari mesin pengolahan telah membuat polusi yang mencemari udara lingkungan sekitar.

Warga mengaku polusi udara dari kebocoran asap pabrik diduga menjadi penyebab tergangguya
kesehatan. 

Seperti diungkapkan James mengaku Warga Sei Meranti, kebocoran asap pabrik yang keluar dari sekitar dinding pembuangan telah membuat tercemarnya udara disekitar lingkungan masyarakat.
Warga meminta dinas terkait meninjau ulang izin pengelolaan dari pabrik tersebut.

"Berdirinya pabrik sih kita dukung, pihak perusahaan seharusnya memperhatikan dampak lingkungan
yang ditimbulkan dari asap pengolahan minyak kelapa sawit tersebut. Kita menduga kebocoran asap
dari dinding cerobong asal telah membuat terganggunya kesehatan masyarakat dilingkungan sekitar
pabrik," ungkapnya ketika dikonfirmasi, Sabtu (12/1).

Mewakili masyarakat, dirinya meminta dinas terkait meninjau ulang izin pengelolaannya, apakah
asap yang dikeluarkan sudah sesuai baku mutu standarisasi untuk kesehatan. Sebab, polusi udara asap pabrik telah membuat warga mengalami gangguan pernafasan, termasuk bagi anak-anak balita.

"Kami minta dinas terkait segera meninjau atau mengkaji ulang izin pengelolaannya. Apalagi,
dampaknya menyangkut hajat hidup orang banyak." pintanya.

Ketika dikonfirmasi Anggota DPRD Dapil Pujud Joel Pakpahan, meminta badan pengendalian dampak
lingkungan daerah segara meninjau ulang izin pengelolaan pabrik kelapa sawit tersebut. Sebab,
asap yang dtimbulkan dari pengolahan minyak sawit diyakini masyarakat sebagai penyebab terjadinya gangguan pernafasan.

"Kita minta bapedalda turun melakukan pengecekan kelapangan, apakah asap yang dikeluarkan dari
mesin pabrik sudah sesuai baku mutu standar kesehatan. Karena, intinya keberadaan pabrik adalah
untuk kesejahteraan masyarakat bukan menambah beban masyarakat," tegasnya.

Kepala Bapedalda Rohil melalui Kasi Penataan Lingkungan Hidayat, mengatakan masyarakat dapat menyampaiakan keluahan secara tertulis kepada pihak bapedal. Selanjutnya, tim akan menindaklanjuti turun kelapangan.

"Ya, kita minta masyarakat menyampiakan keluhan adanya dugaan polusi udara dari asap pabrik secara tertulis ditujukan ke Bapedal. Dan, laporan akan ditanggapi dengan melakukan peninjuan kelapangan," sebutnya.

Menurutnya, dari laporan bahwa berdirinya PKS Pujud Karya Sawit sudah sesuai prosedur, pihak perusahaan diketahui sudah memiliki izin SITU, SIUP dan izin perdagangan. "Setahu saya, izin mereka sudah ada semua." katnya.

Ketika ditanya mengenai kesesuaian standarisasi baku mutu asap pabrik bagi kesehatan, Hidayat belum dapat menjawabnya.Namun dirinya berjanji akan melakukan pengujian sesuai laporan yang disampaikan masyarakat.(bp)


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)