Sabtu, 21 / Juli / 2018
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk

| HUKRIM
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Jamal Abdillah melayangkan nota protes dan keberatan kepada dua institusi penegak hukum di Riau: Kepolisian Daerah Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Melalui kuasa hukumnya, mantan Ketua DPRD Bengkalis itu mempertanyakan penahanan dirinya yang dilakukan polisi dan jaksa.

Sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi alokasi dana bantuan sosial Pemkab Bengkalis senilai Rp290 miliar itu, Jamal merasa heran kenapa para tersangka lain masih bebas berkeliaran, yakni mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dan anggota DPRD Bengkalis lainnya.

"Kami merasa Polda Riau dan Kejati Riau tidak adil terhadap klien kami. Dalam kasus ini penyidik sudah menetapkan enam tersangka lain tapi cuma klien kami yang ditahan," ujar kuasa hukum Jamal Abdillah, Saut Maruli Tua Manik, didampingi rekannya Iskandar Halim, Jumat (28/8/2015).

Menurut Saut Maruli, tindakan penyidik Polda Riau dan Kejati Riau yang tidak melakukan penahan terhadap lima tersangka lainnya itu merupakan tindakan tebang pilih dalam penanganan suatu perkara yang melanggar asas equality before the law.

"Kami baca di media, penahanan terhadap tersangka lain tidak dilakukan karena karena mereka bersikap kooperatif. Jika itu alasannya, maka seharusnya hal tersebut juga diberlakukan terhadap klien kami yang mulai dari ditetapkan sebagai tersangka hingga saat ini selalu bersikap kooperatif," kata Saut.

Saut mengakui, penahanan terhadap mantan bekas politisi PKS itu memang menjadi kewenangan penyidik. Namun, jika terhadap tersangka lain tidak dilakukan penahanan, dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak masyarakat khususnya masyarakat di Bengkalis dan masyarakat Riau umumnya.

"Jadi dalam surat keberatan yang kami kirimkan itu, kami selaku kuasa hukum Jamal Abdillah juga mendesak agar penyidik, baik di Ditreskrimsus Polda Riau dan Kejati Riau agar melakukan penahanan terhadap tersangka lainnya. Kalau ini tidak dilakukan maka kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Riau akan berkurang," jelas Saut.

Dalam kasus ini Polda Riau telah menetapkan tujuh orang tersangka. Selain mantan Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah, enam tersangka lain yakni mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, mantan Wakil Ketua DPRD Bengkalis Hidayat Tagor (Partai Demokrat), mantan anggota DPRD Bengkalis dari PDIP Purboyo.

Kemudian, Rismayeni anggota Parlemen dari Partai Demokrat dan Muhammad Tarmizi dari PPP, keduanya saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Bengkalis. Seorang tersangka lainnya Azrafiani Aziz, Kabag Keuangan Kabupaten Bengkalis.
Berkas keenam tersangka ini masih dalam tahapan pemberkasan penyidik Dit Krimsus Polda Riau.

Kasus ini diduga terjadi 2012, saat Pemkab Bengkalis menganggarkan alokasi untuk dana Bansos sebesar Rp290 miliar. Diduga dana tersebut disalurkan tidak pada peruntukkannya atau fiktif, sehingga negara dirugikan Rp29 miliar. (rs3)
DIBACA : 16591 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Jumat, 16 Oktober 2015 - 15:55:17 WIB
Perkantoran Tenayan Raya; Merangkai Pemerataan di Negeri Kota Bertuah
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved